Skip to main content

Posts

Tantangan Hari Ke 5 Tahap Kepompong

Hari ini mengisi jurnal lagi. Alhamdulillah berhasil dikerjakan. Meski tidak sempurna dalam mengisinya. Mengisi jurnalnya sudah cukup menjadi menilai tantangan kali ini. Untuk nilai yang diberikan, Alhamdulillah kali ini badge yang diambil berhasil memaknai nada nada di tuts piano. Maka badge yang diterima adalah very good

Tantangan Hari ke-4 Tahap Kepompong

Tantangan di hari libur lebih berat di hari hari biasanya. Karena kondisi sedang ada dalam rangkaian acara keluarga akhirnya jurnal yang sengaja dibawa belum tersentuh untuk diisi. Isian jurnal hanya melintas lintas di otak untuk minta dituliskan. Namun kelelahan fisik atas acara yang sudah direncanakan seminggu sebelumnya berhasil membuat mood mengisi jurnal ciut. Hasilnya badge kali ini hanya mendapatkan hasil 'Need Improvement'. Perlu dipikirkan cara untuk tetap menjurnal bahkan di saat libur.

Tantangan hari ke-2 Tahap Kepompong

Alhamdulillah setelah hari kemarin memulai menulis bujo, mulai terasa manfaatnya. Padahal baru hari kedua. Tapi Alhamdulillah terasa kegiatan harian lebih tertata. Terutama memasak. Dengan menulis meal plan di bujo, waktu di dapur jadi lebih efektif. Jadi ga perlu buka tutup kulkas untuk menentukan masak apa.  Hari ini agenda memasak ada yang di luar rencana karena ada request dari suami. Ada pula rencana baking yang gagal. Akibat menunda nunda serta teralihkan dengan pekerjaan lain. Menjadi catatan pribadi untuk menentukan prioritas dan komitmen mengerjakannya.  Overall tantangan hari ini dalam hal menulis bujo sudah sukses. Evaluasi hari ini perlu ada poin poin lain di bujo agar lebih terkondisikan agenda hariannya. Jadi badge yang disematkan masih satisfactory. Semoga esok hari bisa lebih baik

Tantangan Hari 1 Tahap Kepompong

Ga kerasa sudah 2 tahap Bunda Cekatan dilalui. Tentunya dapat banyak pelajaran dari mulai membuat targetan kemudian belajar segala sesuatu sesuai target yang ingin dicapai. Sekarang saatnya mencoba menerapkan ilmu yang didapat di tahap Kepompong.  Di tahap ini untuk awalan saya ingin melatih konsisten menulis Bullet Journal dalam upaya memenej waktu saya. Selain melatih hal tersebut saya pun ingin menahan diri membuka gadget saat anak anak masih ingin ditemani. Untuk latihan konsistensi menulis BuJo hari ini Alhamdulillah lulus.. Alhamdulillah saya bisa menuliskan apa apa saja yang sudah dikerjakan hari ini meski belum sempurna. Sebagai permulaan cukup dapat badge satisfactory. Karena meski tidak sempurna setidaknya sudah mulai mencoba menuliskan. Alhamdulillah. Semoga esok hari bisa menuliskan BuJo sesuai dengan ekspektasi

Jurnal Pekan Keempat Tahap Ulat Bunda Cekatan

Halooo... Assalamualaikum.. seminggu sudah saya berada di Kebun Apel. Wuih banyak sekali apel yang ranum dan siap lahap, membuat saya berkali kali perlu membuka peta mana yang sedang saya prioritaskan makan. Oke, pekan ini pekan kedua saya berada di keluarga manajemen waktu domestik yang digawangi oleh teh ismi yang luar biasa. Dengan flow chat yang cepat, beliau menyempatkan membagi resume yang dibuat untuk sama sama dilahap keluarga besarnya. Di pekan ini selain wag, ada banyak 'go live' di fbg Hutan Kupu. Terkait manajemen waktu ada bahasan metode manajemen waktu dan tips mengatur waktu dan gadget oleh teh icha dari keluarga sebelah. Tak lupa bahasan bullet journal oleh téh ismi yang mantap.  Terkait metode manajemen waktu, ternyata selain teknik pomodoro, bullet journal dan kandang waktu juga ada SMART goals, Pareto (ini istilahnya sudah familiar sepertinya), juga task management. Perlu trial and error untuk melihat mana metode yang cocok untuk kita. Bisa saja kita cocok di...

Ada yang Seru di Hutan Kupu Kupu

Tema belajar di kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional kali ini sungguh seru. Setelah tahap telur telur, sekarang saya bersama teman teman berada di tahap ulat-ulat dan sedang menjelajahi kebun apel. Di kebun apel saya dipertemukan dengan teman teman yang memiliki kehausan ilmu yang sama, yaitu manajemen waktu. Peminat ilmu ini sungguh banyak. Hingga akhirnya untuk memenuhi aturan berkeluarga (sebutan kelompok di bunsay) manajemen waktu dibagi dua keluarga.  Awalnya saya pikir manajemen waktu tuh ya hanya itu itu saja, buat skala prioritas saja dan delegasikan jika tidak terhandle semua. Namun ternyata ada banyak istilah baru yang saya kenal ketika akhirnya berada di keluarga manajemen waktu. Ada bullet journal (ini sudah kenal sejak awal tahap ulat ulat sih sebenarnya), ada heatmap, juga ada teknik pomodoro. Mm. Kok saya curiga masih ada yang lain ya. Menarik sekali pokoknya di keluarga ini.  Di pekan ini ada dua topik yang dibahas di keluarga. Yaitu heatmap dan teknik p...

Sebelum Menjadi Mahasiswi Bunda Cekatan IIP

Saat ini perkuliahan masih belum dimulai. Kalau boleh membuat permisalan. Layaknya sebuah institut, IIP sedang dalam tahap registrasi, test dan daftar ulang. Tentu ini untuk menyaring serta memahamkan calon mahasiswi sebelum masuk ke perkuliahan. Setelah periode sebelumnya sempat mencoba peran sebagai pengurus Rumba, Di periode ini rasanya ingin fokus berperan sebagai mahasiswi saja serta anggota komunitas selain berperan sebagai istri dan ibu di rumah.  Peran pengurus di periode lalu membuat sy mengetahui CoC lebih dulu dibandingkan member lain. Dampaknya pun harus paham lebih dulu karena harus bisa mendampingi teman teman member lain dalam memahami CoC. Ketika ada teman member yang tidak menyadari dirinya telah melanggar CoC tentu tahap pertama adalah menegurnya dengan baik. Mengingatkannya lagi tentang CoC yang ada. Karena sepanjang yang saya pahami CoC dibuat agar para member dapat berinteraksi dengan baik. Semoga dengan mengikuti CoC yang ada para member bisa mendapatkan manfa...

Jurnal Persiapan Bunda Cekatan

Hola.. Berdebu banget nih kayaknya blognya. Jarang banget ditengok. Nah mumpung lagi ada event persiapan kelas Bunda Cekatan IIP ga ada salahnya kan beres beres blog lagi. Hehe.  Nah, yuk kita mulai jurnal persiapan kelasnya. Apa tujuan teman teman mengikuti perkuliahan tersebut?  Tujuan utamanya tentunya menambah wawasan dan ilmu dalam menjalani keprofesian sebagai Ibu. Mengapa harus melakukan program tersebut? Karena wawasan tentang buncek diperlukan untuk menjalankan peran sebagai Ibu. Apakah teman teman sudah yakin bahwa perkuliahan tersebut adalah jalan yang benar, baik dan bermanfaat?  Insyaallah yakin Bagaimana jika ditengah jalan teman teman menemukan hal yang sebaliknya? Apa yang kan teman teman lakukan?  Tetap menyelesaikan program dan mencoba mencari hikmah dibaliknya. #PetualanganWahanaPerahuKano #WisatawanHotelAsyik #TrancityHarmoni #InstitutIbuProfesional

All About Orientasi Pasar Ilmu Ibu Profesional

Gak kerasa sudah lewat beberapa minggu dari opening foundation 9. Entah Karena aktivitas mendampingi anak pertama sfh atau bukan, tapi masa orientasi ini terasa menantang. Bagaimana tidak tiap Hari hampir selalu Ada founditalk yang perlu disimak serta Ada beragam challenge yang diadakan. Padatnya jadwal founditalk dibarengi jadwal lainnya membuat sy kesalahan sendiri. Di unit yg ke 4 akhirnya sy sadar. Mungkin komitmen saya menyelesaikan foundation 9 ini belum terlalu kuat sehingga mudah teralihkan dengan kewajiban yang lain.  Paparan Dari mba ayu mengenai mananjemen waktu cukup menohok dan menantang untuk ditaklukkan. Meski bukan ilmu baru tapi paparan ini seolah menampar wajah sy. Lalu menjadi tantangan untuk merumuskan tujuan besar terkait keluarga yang ingin dicapai. Barakallahufiikum..

New Chapter Ibu Profesional

Mau cerita tentang Pasar Ilmu Ibu Profesional ah. Ini Tema besar foundation Ibu Profesional tahun ini. Sempat salah kaprah dengan definisi foundation di tahun lalu akhirnya tahun ini bisa ikut keretanya juga. Yup. Tahun lalu seiring dengan new chapternya Ibu Profesional seluruh member lama diwajibkan untuk heregistrasi. Karena Salah kaprah istilah foundation info herreg ini diabaikan saja. Sampai akhirnya timeline FB ramai dengan hashtag bunda cekatan. Duh ternyata terlewat. Padahal tahun lalu masih bantu di KB Cimahi (sekarang berganti istilah menjadi Rumba Cimahi). Aneh bin ajaib kan 🙈. Walhasil nanya nanya lah ke adminah di wag Kabungah, dan alhamdulillah, karena lapor, ga terlewat lagi dapat kabar pendaftaran foundation tahun ini. Yeay. Lalu udah ngapain saja kah untuk persiapan Pasar Ilmu Ibu Profesional ini?  Tentunya meluruskan niat Menyiapkan kuota internet. Mau ga mau sih ini. Karena rangkaian Pasar Ilmu Ibu Profesional berlangsung secara daring Mantengin grup FB Ibu Prof...

Ada

Ada rasa Berdesir berbisik bergemuruh Inginkan untuk menggelegar Rasa inginkan menjalar Namun tak berdaya Terkungkung kotak baja Tak bercelah Jikalah bercelah Kotak baja pun tak berdaya Rasa bebas menjalar Mewarna sang kotak baja

Duniaku

Duniaku biru Ataukah hijau Atau pink Atau ungu Atau hitam Atau putih Atau abu Atau kuning Atau merah Atau jingga Entahlah Mungkin warna warni Saling bertemu mewarna Lalu berakhir bercahaya

Satu Kata

Kusampaikan padamu sebuah kata Yang entah jadi apa Hanya pergumulan dalam kepala Ataukah hangat dalam rasa Kutitipkan sebuah kata Entah bermakna apa Antara ada dan tiada Asal merasa Kudekap sebuah kata Yang hampakan resah Dicemburui nestapa Memalingkan duka Kutangkap sebuah kata Penuh rasa Penuh harap Penuh doa

Langkah Kecil

Langkah langkah kecil itu berlarian Tinggalkan jejak yang lalu hilang Celoteh riangnya lalu terngiang Berputar putar dalam khayalan Langkah langkah kecil yang tak pernah meragu Hanya bentakan yang membuatnya beku Tak lagi mau  Hanya tergugu Langkah langkah kecil menuntun yang tergesa Nampak tak mungkin ada Namun itulah Ia Jika kita mau merasa Langkah langkah kecil memang perlu dituntun Karena Ia nya mudah terjatuh Namun tak pernahlah Ia menyerah Meski berdarah darah

Quality Time Bersama Suami

Entah bisa dianggap quality time atau tidak, namun menonton berdua saja dengan suami tentu membangun kebersamaan. Mencari serial atau film film tertentu yang genrenya sesuai untuk kami memang agak ribet. Mendownload film atau serial yang diincar kadang tak menjadi pilihan. Alasannya tentu memori yang terbatas. Aplikasi 'Viu' memudahkan kami menonton film atau serial incaran tanpa perlu mendownloadnya. Aman dari space memori hp yang sempit namun tak aman dari kuota.

Mendengarkan Radio Tanpa Headset

Umtuk mendengafkan radio di HP biasanya bisa dilakulan asalkan ada headset yang tertempel. Fungsi headset ini sebagai antena. Cukup ribet. Namun sekarang banyak aplikasi di google play yang memudahkan kita untuk mendengarkan radio di smartphone. Salah satunya Tune In. Dengan aplikasi ini saya bisa mendengarkan radio MQ dengan leluasa. Tak perlu menggunakan headset sebagai antena. Mengapa masih perlu radio? Karena masih banyak siaran radio yang amat bergizi. Tak hanya tausiyah-tausiyah namun juga ilmu enterpreneur, parenting, kesehatan dsb bisa kita temukan via radio. Mendengarkan radio pun bisa dengan melakukan aktivitas lain tanpa gangguan.

Ketika Mati Gaya

Kadang dalam rutinitas masak memasak ada saja kebosanan, mati gaya istilah kerennya. Bukan hanya masak memasak mati gaya pun sering terjadi ketika akan mulai menjahit atau sekedar mencari inspirasi atau tontonan anak-anak. Youtube menjadi salah satu aplikasi untuk mengatasinya. Dengan kata kunci yang tepat sy bisa menemukan banyak referensi memasak secara praktis. Tontonan anak-anak pun banyak. Hanya saja meski disetting dengan strict search sy perlu tetap waspada terhadap video-video yang muncul. Karena ladang ada saja satu dua video yang tak nyambung.

Mempercantik Foto

Untuk mempercantik foto atau sekedar mengkolase foto Photo Grod menjadi aplikasi andalan. Seperti contohnya ketika mengikuti kelas training via WA. Untuk saling mengenal anggota team sy menyengajakan mengkolase foto keluarga kecil kami plus anak sy yg ketiga. Karena anak sy baru lanching tak lama setelah kami foto keluarga. Hasilnya cukup oke untuk pemula seperti saya.  Mengoperasikan aplikasi ini tak perlu keahlian khusus. Kemudahannya dalam mengoperasikannya menjadikan pemula seperti saya tak sulit untuk memulai. Jika foto perlu sedikit permak pun aplikasi ini dapat memfasilitasinya. Cukup lengkap bukan fiturnya.

Bercerita dan Mencari Banyak Hal

Selebgram mah udah pada tau ya? Selebnya instagram. Awal-awal punya instagram dikira semacam FB dan untuk narsis-narsisan. Ternyata tidak begitu saudara-saudara, hashtag di IG bermanfaat juga buat cari promo atau barang yang kita butuh (gaptek detect, telat tau.  Hehe) Inget banget pas kemarin ada acara keluarga Ummi, lagi cari villa sewaan. Klo sembarangan nyari sebenernya sih bisa. Cuma belum tentu sesuai yang diharapkan. Belum lagi harus survey untuk memastikan fasilitas dsb. Nah pake IG gampang banget nyari villa dan liat kondisi villa. Bahkan klo beruntung bisa liat foto-foto penyewa sebelumnya di villa sewaan yg diincar. Hashtag di IG membantu banget tapi suka bikin kesel juga. Pas kita lagi serius liat-liat hashtag yg kita cari, eh yang muncul malah ga berhubungan. Dimaklumi sih karena IG pun dijadikan ajak para olshoper untuk menjajakan dagangannya. Akhirnya hashtag yang viral saat itu bisa diselipkan di iklan mereka. Fungsinya agar iklan mereka ikut terbaca.