Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Bunda sayang

Quality Time Bersama Suami

Entah bisa dianggap quality time atau tidak, namun menonton berdua saja dengan suami tentu membangun kebersamaan. Mencari serial atau film film tertentu yang genrenya sesuai untuk kami memang agak ribet. Mendownload film atau serial yang diincar kadang tak menjadi pilihan. Alasannya tentu memori yang terbatas. Aplikasi 'Viu' memudahkan kami menonton film atau serial incaran tanpa perlu mendownloadnya. Aman dari space memori hp yang sempit namun tak aman dari kuota.

Mendengarkan Radio Tanpa Headset

Umtuk mendengafkan radio di HP biasanya bisa dilakulan asalkan ada headset yang tertempel. Fungsi headset ini sebagai antena. Cukup ribet. Namun sekarang banyak aplikasi di google play yang memudahkan kita untuk mendengarkan radio di smartphone. Salah satunya Tune In. Dengan aplikasi ini saya bisa mendengarkan radio MQ dengan leluasa. Tak perlu menggunakan headset sebagai antena. Mengapa masih perlu radio? Karena masih banyak siaran radio yang amat bergizi. Tak hanya tausiyah-tausiyah namun juga ilmu enterpreneur, parenting, kesehatan dsb bisa kita temukan via radio. Mendengarkan radio pun bisa dengan melakukan aktivitas lain tanpa gangguan.

Ketika Mati Gaya

Kadang dalam rutinitas masak memasak ada saja kebosanan, mati gaya istilah kerennya. Bukan hanya masak memasak mati gaya pun sering terjadi ketika akan mulai menjahit atau sekedar mencari inspirasi atau tontonan anak-anak. Youtube menjadi salah satu aplikasi untuk mengatasinya. Dengan kata kunci yang tepat sy bisa menemukan banyak referensi memasak secara praktis. Tontonan anak-anak pun banyak. Hanya saja meski disetting dengan strict search sy perlu tetap waspada terhadap video-video yang muncul. Karena ladang ada saja satu dua video yang tak nyambung.

Mempercantik Foto

Untuk mempercantik foto atau sekedar mengkolase foto Photo Grod menjadi aplikasi andalan. Seperti contohnya ketika mengikuti kelas training via WA. Untuk saling mengenal anggota team sy menyengajakan mengkolase foto keluarga kecil kami plus anak sy yg ketiga. Karena anak sy baru lanching tak lama setelah kami foto keluarga. Hasilnya cukup oke untuk pemula seperti saya.  Mengoperasikan aplikasi ini tak perlu keahlian khusus. Kemudahannya dalam mengoperasikannya menjadikan pemula seperti saya tak sulit untuk memulai. Jika foto perlu sedikit permak pun aplikasi ini dapat memfasilitasinya. Cukup lengkap bukan fiturnya.

Bercerita dan Mencari Banyak Hal

Selebgram mah udah pada tau ya? Selebnya instagram. Awal-awal punya instagram dikira semacam FB dan untuk narsis-narsisan. Ternyata tidak begitu saudara-saudara, hashtag di IG bermanfaat juga buat cari promo atau barang yang kita butuh (gaptek detect, telat tau.  Hehe) Inget banget pas kemarin ada acara keluarga Ummi, lagi cari villa sewaan. Klo sembarangan nyari sebenernya sih bisa. Cuma belum tentu sesuai yang diharapkan. Belum lagi harus survey untuk memastikan fasilitas dsb. Nah pake IG gampang banget nyari villa dan liat kondisi villa. Bahkan klo beruntung bisa liat foto-foto penyewa sebelumnya di villa sewaan yg diincar. Hashtag di IG membantu banget tapi suka bikin kesel juga. Pas kita lagi serius liat-liat hashtag yg kita cari, eh yang muncul malah ga berhubungan. Dimaklumi sih karena IG pun dijadikan ajak para olshoper untuk menjajakan dagangannya. Akhirnya hashtag yang viral saat itu bisa diselipkan di iklan mereka. Fungsinya agar iklan mereka ikut terbaca.

Memprediksi Kapan Lahiran

Due date ibu hamil dalam persalinan dapat diperkirakan. Namun tetap saja perkiraan kelahiran terakurat adalah dari tanda-tanda kelahiran. Yang paling kentara adalah adanya kontraksi dan flek. Ada loh aplikasi yang memudahkan para bumil untuk memperkirakan kapan harus ke rumah sakit. Saya menggunakan aplikasi Baby Bump. Di aplikasi itu ada fitur untuk menghitung kontraksi. Dari interval kontraksi sampai jarak antar kontraksi. Klo hasil googling sih jarak antar kontraksinya sudah 5 menit dan lama kontraksinya 30-40 detik menandakan bumil harus segera menghubungi dokter. Biasanya pada kondisi ini dokter akan meminta bumil segera ke rumah sakit. Nah dengan adanya fitur menghitung kontraksi tentu ga perlu pake kira-kira. Hasil perhitungan pun langsung terekam.

'Let's Read' Membaca jadi Simpel

Main bareng anak kadang mati gaya. Baca buku yang sama bunda nya kadang yang bosen, anaknya mah seneng senwng aja. Akhirnya berawal dari salah satu grup WA seseteteh merekomendasikan aplikasi 'Let's Read' yang katanya menarik. Teteh yang lain merekomendasikan aplikasi 'Epic' namun sayang.. Berbayar.. Hehe.. Akhirnya dengan membawa rasa penasaran yang cukup tinggi sy coba install aplikasinya. Awal install ditanya bahasa. Sy centang Inggris dan Indonesia. Maka muncullah macam macam cerita dengan bahasa yg sesuai.. Menarik ternyata judul-judulnya. Untuk percobaan pertama sy membacakan buku berjudul 'Dimana Bonta'. Di keterangannya disebutkan cerita ini termasuk kedalam level 2. Saat mulai membaca sy perlihatkan gambar pada anak-anak. Mereka memperhatikannya sambil mendengar cerita saya. Mereka excited sekali.. Wah ternyata menyenangkan aplikasinya. Ringkas tak perlu berat membawa buku tapi anak2 senang.

Ketika Tilawah Menjadi Ringan

Tilawah saat traveling tentu menjadi tantangan tersendiri. Jangankan saat travelling saat sedang di rumah pun ada saja tantangannya. Di era digital seperti saat ini tantangan membawa Al Quran yang bisa jadi cukup menyita ruang di tas bisa teratasi. Al Quran Digital kian menjamur. Jika memori HP masih lega bahkan banyak aplikasi Al Quran digital dilengkapi dengan muratalnya.. Untuk keseharian saya dan suami pun sengaja menginstall Al Quran Digital di HP. Selain memudahkan ketika akan tilawah saat traveling, juga memudahkan untuk mencari ayat ketika memang sedang mencari referensi. Pun lebih mudah ketika ingin mengajarkan anak-anak untuk mulai menghapal surat pendek.

Mengartikan Tangisan Bayi

Bayi yang menangis tentu menjadi suatu kebingungan tersendiri jika tak kunjung mereda. Harapan mengerti bahasa tangisan bayi lalu mincul. Berharap ada aplikasi yang dapat mengartikannya. Betawal dari sebuah wag, sebuah aplikasi direkomendasikan. Untuk penerjemah tangisan bayi katanya. Madsaz namanya. Aplikasi yang ternyata sederhana namun menjadikan bunda tak perlu kebingungan.  Bagaimana cara kerjanya? Aplikasi ini akan merekam tangis bayi lalu menganalisa semuanya. Lalu kemudian diberikan perkiraan artinya. Selama ini cukup membantu. Meski seringnya pakai feeling karena ribet klo harus buka aplikasi dulu.

WhatsApp Menyelamatkan Jarak Jauh

Sebagai pejuang LDR, komunikasi tentu menjadi ujung tombak hubungan. Antara suami dan istri juga anak-anak. Tak terbayangkan kacaunya sebuah keluarga ketika komunikasi tak berjalan lancar. Beruntungnya di era digital ini teknologi berkembang pesat. Mengatasi jarak yang terpisah WhatsApp menjadi salah satu penengah.  Tentu banyak aplikasi lain yang dapat menjembatani jarak yang terpisah. Ada line, telegram dan lain sebagainya. Namun keumuman pengguna membuat saya memutuskan menggunakannya. Terlebih semakin lama fasilitas di WhatsApp semakin banyak. Tak lagi hanya sebatas text chatting namun juga telpon suara dan telpon video. Hal yang dulu sulit dilakukan jika memiliki pulsa yang pas pasan. Saat ini asalkan kuota mumpuni maka telpon suara maupun telpon video mudah untuk dinikmati. WhatsApp memudahkan para pejuang LDR untuk memberikan perkembangan terkini anak-anak selain aktivitas harian pribadi. Tentu aplikasi ini pun mudah untuk sekedar memberi apresiasi atau semangat unt...

Aurat Itu Perlu Ditutup

'Aurat itu perlu ditutup. Ketika Ia tidak ditutup maka kita perlu malu'. Begitu kira-kira awal cerita yang saya dongengkan untuk anak. Karakter anak yang cenderung mendengar dan tak selalu bertanya membuat saya kembali bercerita mengapa aurat perlu ditutup. Saya menceritakan arti ditutupnya aurat karena berharganya tubuh kita. Saya mencontohkan ketika Ia menyembunyikan mainannya agar tak dimainkan orang lain. Mainan itu tentu berharga. Saya pun mencontohkan ketika Ia menutupi mainannya agar tak kena debu. Semoga saja dengan contoh2 yang simpel itu bisa membuat dia selalu bergegas menutup auratnya setelah Ia selesai mandi.

Hewan Pun Perlu Disayang

Hari itu Teteh ingin menonton salah satu kartun anak kesukaan anak2. Saat membersamainya tak sengaja saya lihat ada scene ketika ayam tak sengaja kejeduk pintu yang tokoh utama buka. Alhasil si ayam menjadi keleyengan. Si tokoh utama lalu menertawakannya. Melihat adegan ini membuat saya nyeletuk 'kasihan ya ayamnya teh. Hewankan harus disayang juga'. Celetukan ini dilanjutkan dengan cerita tentang si kucing yang dikurung dan tak diberi makan seorang wanita hingga akhirnya Ia mati. Saya pun menceritakan bahwa akhirnya si wanita ditanyai perihal kucing yang mati itu dan akhirnya Ia dihukum. Ia hanya mengangguk-angguk sambil terus menonton. Duh tontonan lebib menggoda tampaknya. Tapi semoga saja anggukan itu menjadi tanda bahwa Ia menyimak

Berebut Mainan

Balita lumrah jika berebut mainan, katanya. Memang itubpula terjadi di rumah kami. Teteh seringkali merebut mainan yang dipegang adiknya. Banyak alasan melakukannya. Selain karena memang miliknya Ia pun melakukannya karena Ia tertarik ingin bermain dengan mainan yang dipegang adiknya. Mengatasi masalah ini tentu saya coba juga dengan dongeng. Saya bercerita bahwa mainan itu senang dimainkan bersama sama dan bergantian. Ketika mainan diperebutkan mainan akan kesakitan. Mainan juga akan kesakitan ketika Ia diinjak atau dilempar. Maka mainan perlu dimainkan seperti seharusnya dan bersama-sama. Kalaupun sulit memainkannya bersama sama, mainan akan senang ketika Ia dimainkan bergantian. Karena artinya Ia menjadi punya banyak teman. Semoga cerita ini bisa membuat teteh lebih mau berbagi. Sekarang sih Teteh sudah mulai meminta izin adiknya ketika Ia menginginkan mainan yang sedang dipegang adiknya dan milik adiknya.

Sayur itu Menyehatkan

Teteh termasuk yang agak susah makan sayur. Maka untuk mengatasinya sy mencoba mendongengkannya sebuah cerita tentang sayuran yang banyak gizi. Gizi itu untuk membuatnya tumbuh besar dan sehat. Mungkin sayur tak semuanya sesuai seleranya namun akan banyak manfaat yang tak bisa Ia dapat jika Ia mengabaikan untuk memakannya. Semoga saja dengan cerita ini Ia menjadi lebih lahap memakan sayuran. Karena repot juga jika dia pemilih. Karena sayur itu termasuk makanan yang mudah diperoleh di alam. Sehingga insyaallah Ia tak akan kelaparan ketika Ia suka sayuran.

Mandi yuk

Teteh termasuk anak yang agak susah untuk beralih fokus. Ketika Ia sedang asik dengan mainnya maka Ia akan lupa dengan kewajibannya mandi. Akhirnya saya membawakan cerita tentang kuman-kuman yang kegirangan ketika kita tak mandi. Karena berceritanya saat dia sedang kesal akhirnya Ia hanya merespon dengan penolakan atas semua cerita yang baru didongengkan. Waktu mendongeng ternyata perlu dipertimbangkan lagi juga. Semoga

Tangan pun Bersedih

Setelah kaki yang sering dijadikan alat untuk menjahili adiknya ternyata sekarang tangannya yang mulai usil. Ketika kesal tangannya bisa diayunkan pada orang terdekatnya. Agar tak berkelanjutan akhirnya sy putuskan untuk mendongeng tentang tangan yg bersedih ketika digunakan tak semestinya. Semoga saja dongengnya berbekas sehingga tak lagi usil dengan tangannya

Nasi yang Menangis

Teh, perjalanan nasi itu panjang loh. Sebelum menjadi nasi Ia adalah beras. Dan beras berasal dari benih. Benih ini dirawat dengan telaten oleh pak tani. Maka ketika teteh tidak menghabiskan makanan nasi akan sedih. Karena perjalanannya dari benih menjadi sia2. Begitu kira kira cerita saya pada Teteh. Seperti biasa Ia hanya (seperti) acuh. Tapi sebenarnya Ia mendengarkannya. Buktinya Ia menjadi lebih berhati-hati ketika makan agar tak lagi berjatuhan atau bersisa. Mendongeng itu ternyata efektif.

Kaki yang Bersedih

Karena kekesalannya teteh seringkali menggunakan kakinya untuk menendang sekitarnya termasuk adik atau bundanya. Awalnya seperti tak sengaja. Karena Ia seperti kaget ketika mengetahui kakinya menendang saudaranya. Namun akhir akhir ini seringkali Ia membecandai adiknya dengan kakinya juga. Kakinya ia simpan di badan, tangan, kaki atau bahlan wajah adiknya. Ia lakukan itu dengan senyum jailnya. Melihat tingkahnya itu akhirnya sy mecoba membuat dongeng tentang si kaki yang bersedih karena tak digunakan semestinya. Saat mendengarkan Ia hanya senyum senyum jail. Namun ternyata setelah beberapa saat Ia malah melanjutkan cerita. Nampaknya Ia makin paham. Alhamdulillah

Allah SWT Maha Mendengar

Sejak pagi mencoba mencari-cari ide cerita untuk disampaikan pada anak. Setelah merenung beberapa saat tercetuslah ide untuk bercerita tentang Allah SWT dan doa. Ide ini dilandasi oleh nada keluh kesah yang sering terdengar di telinga. Penyebabnya karena gatal-gatal di tangan Sulung yang kembali datang. Ide cerita sudah ada namun karena masih sibuk dengan bayi akhirnya tertunda. Sampai akhirnya di siang hari Sulung mulai terdengar mengeluh lagi. Keluhannya diiringi dengan rengekan yang membuat kedua orangtuanya bingung dan pusing. Hehe. 'Saatnya bercerita' pikir saya. 'Teh, berdoa ya.. Biar cepet sembuh,' ujar saya. 'Tapi tetep harus usaha untuk sembuh. Mandinya 2x. Cuci tangan. Jaga kebersihan' lanjut saya. Dan anak tetap rungsing. Ini efek Sulung masih merengek, ceritanya jadi ga terangkai. Bundanya gagal merangkai cerita dengan smooth. Walhasil si anak malah tetep rungsing meski dia ngerti sih harus berusaha sebelum berdoa. Dan sepertinya Ia pun menangkap pe...

Imajinasi dan Moral Cerita

Dalam bercerita tentu imajinasi menjadi bumbu yang menjadikan cerita menjadi menarik. Moral cerita menjadikannya tak hanya menarik namun bermakna. Namun bagi seorang anak, sisipan moral cerita tentu harus tersurat bukan tersirat. Agar mereka pangaung dapat menangkap maksudnya. Tantangan level 10 di kelas bunda sayang kali ini adalah tentang mendongeng dengan cerita hasil improvisasi sendiri. Menyesuaikannya dengan keadaan anak. Tantangan yang sangat menantang. Beberapa waktu terakhir Si Sulung membecandai adiknya hingga menangis. Membuat bundanya yang sedang memegang adik kecil cukup bingung. Membuat cerita mengenai hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri. Beberapa hari berpikir tentang ide cerita menemui kebuntuan. Imajinasi bundanya rupanya sedang tak baik. Alhasil setelah memutar otak hanya bisa mengingatkannya dengan cerita serial tv yang sering Si Sulung putar ulang via youtube bersama adiknya. Kegagalan membuat cerita hari ini membuat Saya bertekad untuk membuat cerita untu...