Teh, perjalanan nasi itu panjang loh. Sebelum menjadi nasi Ia adalah beras. Dan beras berasal dari benih. Benih ini dirawat dengan telaten oleh pak tani. Maka ketika teteh tidak menghabiskan makanan nasi akan sedih. Karena perjalanannya dari benih menjadi sia2. Begitu kira kira cerita saya pada Teteh. Seperti biasa Ia hanya (seperti) acuh. Tapi sebenarnya Ia mendengarkannya. Buktinya Ia menjadi lebih berhati-hati ketika makan agar tak lagi berjatuhan atau bersisa. Mendongeng itu ternyata efektif.
Satu hari di bulan Agustus kemarin menjadi pengalaman perdana keluar rumah sejak dini hari dan kembali saat orang rumah sudah terlelap. Semua ini akibat dari sebuah acara spesial di Jakarta. Mengapa spesial? Karena di hari itu aku mendapatkan materi multi bidang namun satu tujuan, yaitu ‘Sukses Mulia’. Ada yang tak kenal dua kata ini? Hmm.., baiklah akan aku jelaskan (seperti yang pernah dijelaskan oleh saudariku), dua kata itu adakah jargon yang diperkenalkan oleh Bapak Jamil Azzaini. Maksud dari kata ini adalah sukses itu bukan hanya berdampak pada diri dan keluarganya tapi juga pada orang lain yang ada di sekitarnya. Demi memfasilitasi jargon ini, rangkaian materi di festival benar-benar komplit dan menyeluruh. Dimulai dari materi pernikahan dan parenting pada dua sesi pertama dan dilanjutkan dengan kesehatan dan perencanaan keuangan di dua sesi selanjutnya. Empat sesi awal ini dirancang untuk dijadikan dasar dari kesuksesan. Baru kemudian di sesi selanjutnya dibahas ttg jalan ke...
Comments
Post a Comment