Hari itu Teteh ingin menonton salah satu kartun anak kesukaan anak2. Saat membersamainya tak sengaja saya lihat ada scene ketika ayam tak sengaja kejeduk pintu yang tokoh utama buka. Alhasil si ayam menjadi keleyengan. Si tokoh utama lalu menertawakannya. Melihat adegan ini membuat saya nyeletuk 'kasihan ya ayamnya teh. Hewankan harus disayang juga'. Celetukan ini dilanjutkan dengan cerita tentang si kucing yang dikurung dan tak diberi makan seorang wanita hingga akhirnya Ia mati. Saya pun menceritakan bahwa akhirnya si wanita ditanyai perihal kucing yang mati itu dan akhirnya Ia dihukum. Ia hanya mengangguk-angguk sambil terus menonton. Duh tontonan lebib menggoda tampaknya. Tapi semoga saja anggukan itu menjadi tanda bahwa Ia menyimak
Satu hari di bulan Agustus kemarin menjadi pengalaman perdana keluar rumah sejak dini hari dan kembali saat orang rumah sudah terlelap. Semua ini akibat dari sebuah acara spesial di Jakarta. Mengapa spesial? Karena di hari itu aku mendapatkan materi multi bidang namun satu tujuan, yaitu ‘Sukses Mulia’. Ada yang tak kenal dua kata ini? Hmm.., baiklah akan aku jelaskan (seperti yang pernah dijelaskan oleh saudariku), dua kata itu adakah jargon yang diperkenalkan oleh Bapak Jamil Azzaini. Maksud dari kata ini adalah sukses itu bukan hanya berdampak pada diri dan keluarganya tapi juga pada orang lain yang ada di sekitarnya. Demi memfasilitasi jargon ini, rangkaian materi di festival benar-benar komplit dan menyeluruh. Dimulai dari materi pernikahan dan parenting pada dua sesi pertama dan dilanjutkan dengan kesehatan dan perencanaan keuangan di dua sesi selanjutnya. Empat sesi awal ini dirancang untuk dijadikan dasar dari kesuksesan. Baru kemudian di sesi selanjutnya dibahas ttg jalan ke...
Comments
Post a Comment