Fitrah seksualitas dapat dikatakan sebagai karakter bawaan setiap insan mengenai gender dan seksualitasnya. Ianya mendorong maskulinitas pada laki-laki dan feminitas pada perempuan untuk lebih mendominasi. Namun Ianya dapat dirusak oleh pembiasaan pembiasaan sejak kecil. Pembiasaan yang salah dapat menyebabkan penyimpangan seksual. Bias gender dan free sex adalah contohnya.
Fitrah seksualitas sebuah generasi berkolasi dengan peradaban. Maka, untuk merusak peradaban sebuah bangsa fitrah ini perlu dirusak. Cara termudah merusaknya adalah lewat mata. Anak bangsa dibombardir oleh banyaknya tayangan dan informasi yang tak sesuai.
Benteng pertahanan terakhir anak bangsa tentu saja dirinya sendiri. Namun, Ianya tak bisa berdiri sendiri. Perlu dekapan dan bimbingan keluarganya agar mantap. Perlu dasar yang mengakar agar tak tergoyahkan. Ambillah dasar pertahanannya dari sumber hukum yang tak pernah usang, Al Quran dan Hadits. Dekatkan anak bangsa pada norma agama, pada teladan mulia. Maka kelak ketika Ia dihadapkan pada sesuatu yang membingungkan, Ia akan mudah temukan alasan untuk bertahan.
Satu hari di bulan Agustus kemarin menjadi pengalaman perdana keluar rumah sejak dini hari dan kembali saat orang rumah sudah terlelap. Semua ini akibat dari sebuah acara spesial di Jakarta. Mengapa spesial? Karena di hari itu aku mendapatkan materi multi bidang namun satu tujuan, yaitu ‘Sukses Mulia’. Ada yang tak kenal dua kata ini? Hmm.., baiklah akan aku jelaskan (seperti yang pernah dijelaskan oleh saudariku), dua kata itu adakah jargon yang diperkenalkan oleh Bapak Jamil Azzaini. Maksud dari kata ini adalah sukses itu bukan hanya berdampak pada diri dan keluarganya tapi juga pada orang lain yang ada di sekitarnya. Demi memfasilitasi jargon ini, rangkaian materi di festival benar-benar komplit dan menyeluruh. Dimulai dari materi pernikahan dan parenting pada dua sesi pertama dan dilanjutkan dengan kesehatan dan perencanaan keuangan di dua sesi selanjutnya. Empat sesi awal ini dirancang untuk dijadikan dasar dari kesuksesan. Baru kemudian di sesi selanjutnya dibahas ttg jalan ke...
Comments
Post a Comment