Mempunyai saudara berarti mendapatkan teman main sekaligus teman bersaing. Selain bercanda seringkali mereka berdebat. Membuat rumah kian berwarna. Terlebih ketika aksi kreativitasnya membuat mereka semakin dekat dan tertawa bersama.
Pagi itu tetiba Teteh menghampiri sy, 'Bun, dede boleh ya naik kesana. Mau diperiksa.' Rupanya mereka sedang bermain dokter dokteran dengan ruang periksa di area lemari tv. Sy pun hanya pasrah sambil menitipkan pesan agar berhati-hati. Dalam hati sy terheran heran atas kreatifnya Teteh mencari ruang praktek.
Membiarkan mereka bermain sesuai keinginannya memang tak selamanya mudah. Adakalanya main versi mereka mengundang detak jantung yang tak karuan. Alhasil pengawasan tak boleh lepas.
Satu hari di bulan Agustus kemarin menjadi pengalaman perdana keluar rumah sejak dini hari dan kembali saat orang rumah sudah terlelap. Semua ini akibat dari sebuah acara spesial di Jakarta. Mengapa spesial? Karena di hari itu aku mendapatkan materi multi bidang namun satu tujuan, yaitu ‘Sukses Mulia’. Ada yang tak kenal dua kata ini? Hmm.., baiklah akan aku jelaskan (seperti yang pernah dijelaskan oleh saudariku), dua kata itu adakah jargon yang diperkenalkan oleh Bapak Jamil Azzaini. Maksud dari kata ini adalah sukses itu bukan hanya berdampak pada diri dan keluarganya tapi juga pada orang lain yang ada di sekitarnya. Demi memfasilitasi jargon ini, rangkaian materi di festival benar-benar komplit dan menyeluruh. Dimulai dari materi pernikahan dan parenting pada dua sesi pertama dan dilanjutkan dengan kesehatan dan perencanaan keuangan di dua sesi selanjutnya. Empat sesi awal ini dirancang untuk dijadikan dasar dari kesuksesan. Baru kemudian di sesi selanjutnya dibahas ttg jalan ke...
Comments
Post a Comment