Beberapa hari terakhir Ia meminta izin untuk membeli mainan. Entah apa penyebabnya. Menolaknya tentu menjadi jawaban atas permintaannya. Selama kami di rumah neneknya, Ia sudah beberapa kali membeli mainan. 1 mainan atas izin bundanya sisanya saat bundanya tidak sedang di sekitarnya.
Respon atas penolakan ini tentu saja rengekan beberapa saat. Namun kemudian saya ingatkan bahwa Ia sedang menabung untuk membeli mainan lain yang Ia impikan. Setelah beberapa saat menolak akhirnya Ia menyerah. Lalu kembali bermain bersama adiknya.
Menabung memang telah lama dikenalkan padanya. Ayahnya sengaja membelikan Ia celengannya sendiri untuk memudahkan Ia menabung uang jajan yang diberikan untuknya. Beberapa kali kami tekankan bahwa untuk membeli mainan atau jajanan yang harganya melebihi uang jajannya perlu Ia beli dari tabungannya. Cara ini cukup efektif untuk mengerem keinginannya dan membuat Ia rajin menabung.
#day4
“Saat kalian bekerja nanti tetap jaga idealisme kalian” Begitulah kira-kira kata yang sering terdengar dari dosen maupun teman-teman mahasiswa yang lain, Jaga Idealisme. Entah dipahami atau tidak, kata-kata itu seolah menjadi kata mujarab bagi mahasiswa. Idealisme jika diartikan secara bahasa berasal dari dua kata yaitu ideal dan isme (paham). Idealisme memiliki tiga arti pada kbbi, namun untuk bahasan ini saya rasa definisi berikut lebih pas. Idealisme adalah hidup atau berusaha hidup menurut cita-cita, menurut patokan yg dianggap sempurna. Jadi dengan kata lain idealisme sangat erat kaitannya dengan arti ideal bagi tiap mahasiswa.
Comments
Post a Comment