Cerdas finansial, begitu bahasanya, ternyata perlu loh ditanamkan sejak masih kecil. Mengenalkannya tentang uang dimulai dari membahas rezeki. Apa itu rezeki. Itu yang sy dapat dari kelas bunda sayang IIP.
Terkait menjelaskan konsep rezeki pada si sulung nampaknya masih perlu pembahasan lebih mendalam. Selama ini kami hanya mengenalkan padanya bahwa uang yang Ia dapat untuk jajan didapat ketika ayahnya bekerja. Hal ini selalu kami ulang-ulang terutama ketika waktu dinas ayahnya sudah di depan mata.
Membaca materi tentang cerdas finansial di kelas membuat sy kembali merenung. Sudahkah sy cukup membahas rezeki hingga Ia paham bahwa rezeki dari Allah SWT itu luas? Beberapa kali kesempatan sy dan suami memang menyelipkan bahwa rezeki itu bisa berasal dari mana saja. Tapi sy belum yakin konsep tentang rezeki ini telah benar saya sampaikan. Mungkin saatnya saya membahasnya lagi bersama Teteh. Mengingat Ia kini makin besar dan sudah punya banyak keinginan.
#Day1
“Saat kalian bekerja nanti tetap jaga idealisme kalian” Begitulah kira-kira kata yang sering terdengar dari dosen maupun teman-teman mahasiswa yang lain, Jaga Idealisme. Entah dipahami atau tidak, kata-kata itu seolah menjadi kata mujarab bagi mahasiswa. Idealisme jika diartikan secara bahasa berasal dari dua kata yaitu ideal dan isme (paham). Idealisme memiliki tiga arti pada kbbi, namun untuk bahasan ini saya rasa definisi berikut lebih pas. Idealisme adalah hidup atau berusaha hidup menurut cita-cita, menurut patokan yg dianggap sempurna. Jadi dengan kata lain idealisme sangat erat kaitannya dengan arti ideal bagi tiap mahasiswa.
Comments
Post a Comment