Hari itu Teteh membeli jajan. Saat di warung Ia membeli bukan hanya untuk dirinya namun pula untuk adik, ayah dan bundanya. Ketika sampai di rumah Ia mulai membagikan jajanan itu. Pertama-tama Ia membagikan untuk adiknya. Lalu saya iseng bertanya, 'Sisa berapa lagi sekarang?' Setelah terdiam dan menghitung sebentar Ia pun berkata 'Tiga'. Lalu Ia melanjutkan berbagi lagi, dan saya kembali menanyakan sisanya sampai akhirnya semua jajanan terbagi. Matematika sebenarnya bisa dibuat menyenangkan ya.
#day9
Satu hari di bulan Agustus kemarin menjadi pengalaman perdana keluar rumah sejak dini hari dan kembali saat orang rumah sudah terlelap. Semua ini akibat dari sebuah acara spesial di Jakarta. Mengapa spesial? Karena di hari itu aku mendapatkan materi multi bidang namun satu tujuan, yaitu ‘Sukses Mulia’. Ada yang tak kenal dua kata ini? Hmm.., baiklah akan aku jelaskan (seperti yang pernah dijelaskan oleh saudariku), dua kata itu adakah jargon yang diperkenalkan oleh Bapak Jamil Azzaini. Maksud dari kata ini adalah sukses itu bukan hanya berdampak pada diri dan keluarganya tapi juga pada orang lain yang ada di sekitarnya. Demi memfasilitasi jargon ini, rangkaian materi di festival benar-benar komplit dan menyeluruh. Dimulai dari materi pernikahan dan parenting pada dua sesi pertama dan dilanjutkan dengan kesehatan dan perencanaan keuangan di dua sesi selanjutnya. Empat sesi awal ini dirancang untuk dijadikan dasar dari kesuksesan. Baru kemudian di sesi selanjutnya dibahas ttg jalan ke...
Comments
Post a Comment