Ketika Ia menolak membereskan mainannya karena kelelahan seringkali pada akhirnya saya tawari bantuan. Namun bantuan ini tetap bersyarat. Syaratnya adalah Ia tetap berperan aktif membereskan mainan. Alhamdulillah sampai saat ini cara ini cukup efektif mengatasi penolakannya dalam membereskan mainan. Meski ketika kelelahannya masih memuncak (seperti ketika Ia baru bangun tidur setelah lelah bermain) mungkin keproaktifannya tak sebaik ketika Ia full of power.
Memintanya untuk segera membereskannya sesaat setelah memainkannya memang belum menjadi fokus kami. Mungkin anggapan bundanya bahwa Ia belum tentu sudah puas bermain (meski Ia sudah tinggalkan mainannya saat itu) perlu dirubah.
“Saat kalian bekerja nanti tetap jaga idealisme kalian” Begitulah kira-kira kata yang sering terdengar dari dosen maupun teman-teman mahasiswa yang lain, Jaga Idealisme. Entah dipahami atau tidak, kata-kata itu seolah menjadi kata mujarab bagi mahasiswa. Idealisme jika diartikan secara bahasa berasal dari dua kata yaitu ideal dan isme (paham). Idealisme memiliki tiga arti pada kbbi, namun untuk bahasan ini saya rasa definisi berikut lebih pas. Idealisme adalah hidup atau berusaha hidup menurut cita-cita, menurut patokan yg dianggap sempurna. Jadi dengan kata lain idealisme sangat erat kaitannya dengan arti ideal bagi tiap mahasiswa.
Comments
Post a Comment